Kredivo Berbagi Tips Terhindar Dari Pinjaman Online Ilegal

Bunga menjadi lebih dari 50% untuk pinjaman selama setahun atau kurang lebih 4%+ per bulan. Adanya biaya admin yang ditambahkan ke dalam pinjaman membuat kenapa bunga per bulan menjadi lebih besar dari 4% . Beritajatim.com adalah media online berbasis di Surabaya dan fokus untuk wilayah Jawa Timur. Gak perlu menyalahkan pemerintah jika terjerat Pinjol, OJK sudah bertindak untuk menerbitkan Pinjol ilegal. Nasabah juga yang harus berhati-hati sebelum meminjam ke Pinjol, pikir matang-matang tentang resikonya, baca baik-baik kontrak perjanjiannya.

Akulaku mematok biaya admin bulanan sebesar 1 persen dari pokok pinjaman. Selain itu, ada bunga per bulan sebesar 1,5 persen dari pokok pinjaman. Syaratnya, DanaCita harus bisa membayarkan langsung ke rekening lembaga pendidikan yang sudah kerjasama sesuai jadwal pembayaran, berbeda dengan pinjaman online yang pencairan uang ke rekening peminjam. Mendengar istilah pinjaman online atau pinjol memang dapat membuat siapa saja merasa gentar. Namun, di balik segala risikonya, pinjaman online mampu menjadi sarana untuk meningkatkan kondisi keuangan atau produktivitas, termasuk pada bisnis.

Biaya admin yang diterapkan sebesar 5-15 persen, tergantung jumlah dan periode pinjaman. Di Tunaiku, kamu bisa menarik pinjaman online dari Rp2 juta sampai Rp20 juta dengan tenor 6 sampai 20 bulan. Tunaiku punya tagline ‘Pinjaman Online Cepat Cair Tanpa Agunan’.

Kredit pintar tidak pernah meminta nasabah untuk mengirimkan password atau kode verifikasi akun. Kode verifikasi yang dikirim melalui sms harus diinput dalam aplikasi. Aplikasi pinjaman tanpa agunan Kredit Pintar merupakan salah satu produk yang dikeluarkan oleh PT. Kredit Pintar bukan sekadar wadah untuk melakukan pinjaman, tetapi juga aplikasi yang bertujuan membangun Indonesia menuju kesejahteraan finansial. Penggunaan website ini dan isinya disediakan untuk kenyamanan Anda.

Ya, hal inilah yang membuat stigma negatif dari pinjaman online seakan tak akan pernah bisa surut dan kian meresahkan. Di sisi lain, layanan pinjaman online yang legal dan terdaftar OJK pun secara tidak langsung terkena imbas dari aktivitas pinjaman online ilegal tersebut. Tak bisa dipungkiri, setelah diblokir para pelaku bisa membuat situs ataupun aplikasi baru. Karena itu, Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Kominfo Samuel Abrijani Pangarepan meminta masyarakat tetap hati-hati menggunakan layanan pinjaman online. “Gunakan yang sudah terdaftar saja,” ujar dia di kantornya, Jakarta, Kamis (8/11).